Dalam islam, anak laki-laki wajib dikhitan apabila ia telah memasuki usia baligh dan dapat dipastikan dalam keadaan berakal. Sebaliknya, jika belum baligh maka khitan terhadap anak laki-laki belum dihukumi wajib. Khitan bermanfaat menjaga kebersihan organ intim, mengurangi risiko infeksi saluran kemih, serta mencegah penyakit menular.
Namun bukan rahasia lagi bahwa proses khitan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu Rumah Bersalin Cuma-cuma bersama Yayasan Syiar Syafaat Islam (YSSI) menghadirkan khitan gratis bagi anak dari keluarga dhuafa. Sebuah program bagi keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan khitan putra mereka karena keterbatasan ekonomi.
Kegiatan ini dilaksanakan di Praktik Mandiri Cecep Care Jalan Babakan Sari No.151. Peserta khitan yang mengikuti program ini beragam, mulai dari usia bayi hingga anak-anak. RBC dan YSSI sendiri telah menggelar kerjasama ini mulai dari tahun 2025 dan berjalan hingga sekarang.

Moment penjelasan metode khitan di program khitan gratis
Ada yang istimewa dari prosesnya, khitan ini menggunakan metode khitan lem, yaitu metode modern yang menggunakan cairan lem medis khusus. Lem ini untuk merekatkan tepi kulit luka sunat sebagai pengganti benang jahitan. Para orang tua pun tidak khawatir, karena proses penyembuhan diperiksa dengan rutin. Sehingga mereka dapat berkonsultasi kapanpun dengan dokter mengenai kondisi putranya pasca khitan.
Ketika Kesehatan dan Kepedulian Bersatu Melalui Program Khitan Gratis
“Khitan bukan sekadar tindakan medis, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus menjalankan syariat. Karena itu, setiap pelaksanaan khitan gratis menjadi kesempatan untuk membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan serta memberikan akses layanan kesehatan yang layak bagi mereka.” ujar dr. Cecep Chandra Supriadi, AIFO-K, selau dokter pelaksana khitan.
Bagi dr. Cecep selaku dokter dan juga perwakilan dari YSSI, kebahagiaan terbesar hadir saat melihat senyum anak-anak setelah proses khitan selesai. Ke depannya, kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak dhuafa yang merasakan manfaatnya. Semakin banyak pula pihak yang tergerak untuk bersama-sama menghadirkan kegiatan sosial di bidang kesehatan. Semoga setiap anak yang telah berkhitan tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
Terima kasih kepada Yayasan Syiar Syafaat Islam atas kepercayaan dan sinergi yang telah terjalin selama ini. Terima kasih pula kepada seluruh donatur dan pihak yang telah mendukung program ini. Semoga setiap langkah kebaikan yang dihadirkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya, serta Allah Subhanahuwata’ala membalasnya dengan keberkahan, kesehatan, dan rezeki yang berlimpah. Aamiin.
Penulis: Fantria Ayuning
Foto: Fantria Ayuning


