
Bandung – Alhamdulillah, hingga pertengahan tahun 2026, Rumah Bersalin Cuma-cuma (RBC) berhasil mendampingi dan menangani 171 proses persalinan bagi ibu hamil dari keluarga prasejahtera.
Capaian ini menjadi wujud nyata komitmen RBC untuk keluarga dhuafa. Menghadirkan layanan persalinan yang aman, berkualitas, dan tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Setiap proses persalinan yang berlangsung di RBC merupakan bagian dari pendampingan yang telah dimulai sejak masa kehamilan. Para ibu memperoleh pemeriksaan kehamilan secara berkala diantaranya, edukasi melalui Kelas Ibu Hamil, layanan USG, pemantauan kondisi gizi.
Pendampingan pascapersalinan juga turut dilakukan agar ibu dan bayi dapat melalui masa-masa awal kehidupan dengan lebih sehat. Layanan ini dapat diterima oleh pasien mulai dari masa kehamilan – pasca persalinan hingga anak usia 2 tahun.
Selain menangani persalinan normal di klinik, RBC juga terus mengutamakan keselamatan ibu dan bayi. Hal ini diwujudkan melalui rujukan ke rumah sakit apabila ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap ibu mendapatkan layanan yang sesuai dengan kondisi medisnya.
Keberhasilan mendampingi 171 persalinan tidak lepas dari dukungan para donatur, mitra, dan seluruh Sahabat Kebaikan yang telah mempercayakan amanahnya.
Setiap kontribusi yang diberikan telah menjadi bagian penting dalam menghadirkan harapan baru bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan. Hal ini juga membantu melahirkan generasi yang lebih sehat sejak awal kehidupannya.
6 bulan yang tidak sebentar, 171 kisah perjuangan seorang ibu, 171 keluarga yang menyambut kelahiran buah hati dengan penuh harapan. Dari setiap kebaikan yang dititipkan menemani langkah awal kehidupan yang diupayakan lahir dalam kondisi aman dan sehat.
RBC akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak yang mudah diakses, berkelanjutan, dan penuh kepedulian. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan semakin banyak ibu hamil yang dapat menjalani kehamilan dan persalinan secara aman.
Semoga semakin banyak anak Indonesia yang memperoleh kesempatan memulai kehidupan dengan sehat sejak hari pertama kelahirannya.
Terima kasih kepada seluruh Sahabat Kebaikan yang telah menjadi bagian dari misi menyelamatkan ibu dan anak. Semoga setiap dukungan yang diberikan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir manfaatnya bagi banyak keluarga.
Penulis: Fantria Ayuning
Foto: Fantria Ayuning


